Sabtu, 08 Januari 2011

Rangkuman Buku Lentera Hati 2


Kebanyakan dari kita tidak menyadari bahwa kasih sayang seorang ibu tidak selalu melalui kata-kata.
Kebanyakan dari kita baru merasa menyayangi seorang ibu setelah menyakiti hatinya.
Kebanyakan dari kita merasa bahwa cara pandang kita terhadap ibu membuatnya seolah-olah orang terakhir yang mengerti perubahan zaman.

Menjadi miskin tidak selamanya
Harus menengadahkan tangan. Ada kalanya dia memberi, bahkan kepada orang yang lebih kaya darinya. Dan jika sudah begitu, si kaya akan merasa sangat miskin dihadapannya.

Menjadi orang yang dibutakan harta ternyata sangat menyengsarakan. Terlebih jika itu dilakukan oleh anggota keluarga yang berperan tulang punggung. Anak dan istri memakan harta haram hasil korupsi. Tidak akan ada sedikitpun kebaikan darinya.

Kejahatan bisa merasuki siapa saja. Tidak terkecuali orang yang dalam tubuhmu mengalir darahnya. Karena setan tidak memilih kepada siapa ia akan membisiki butir-butir kejahatan itu. Namun, ada pertolongan Allah bagi orang yang memaafkan kejahatan.

Tidak banya orang yang mampu memaafkan kesalahan orang lain, apalagi kesalahan orang tua, padahal kunci masa depan adalah sikap memaafkan dan belajar dari kesalahan.

Menerima kenyataan itu memang tidak mudah, tapi jika kita mampu melakukannya akan terasa sangat indah.

Manusia selalu terkesima dengan tampilan fisik yang tampak dari mata. Padahal, indra hati jauh lebih mengesima. Ia mampu melihat tidak hanya satu, dua atau enam indra, melainkan ribuan indra

Tidak ada komentar:

Posting Komentar