Tampilkan postingan dengan label lirik nasyid. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lirik nasyid. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 April 2013

Pemimpin Yang Adil


Munsyid : Nadamurni

pemimpin yang adil sangat dikehendaki
penyelamat umat dunia dan akhirat
tiada keadilan umat kan huru hara
pemimpin menanggung dosa rakyatnya

pemimpin yg adil orgnya tawaddu'
boleh duduk sama dgn rakyat-rakyatnya
kehidupannya tidak jauh beza dgn rakyatnya
kepentingan rakyat lebih utama

dia boleh ditegur oleh rakyat-rakyatnya
kasih sayang teserlah di mukanya
sombong dan takabur tiada pada dirinya
rakyat taat dan sayang padanya

kepentingan rakyat sangat dijaga
wang rakyat dan negara tidak disalah guna
rasuah dan kemungkaran sangat dijauhinya
rakyat diajak mentaati Allah

pemimpin yang adil mengutamakan akhirat
mengingatkan rakyat tipu dunia
akhlak yang mulia pakaian dirinya
rakyat hormat bukan takut padanya

pemimpin-pemimpin di akhir zaman
kebanyakkan pencetus huru hara
untuk melindungi kesalahan dirinya
dia tuduh orang melakukannya

mana nak dicari pemimpin yang begini


notes:
sedikit nostalgia dengan pesantren,,
teringat bait-bait ini,,

Minggu, 09 Desember 2012

yg Pergi tak Kembali


Setiap insan pasti merasa
Saat perpisahan terakhir
Dunia yang fana akan ditinggalkan
Hanya amalan yang akan dibawa

Terdengar sayup surah dibaca
Sayunya alunan suara
Cemas di dada lemah tak bermaya
Terbuka hijab di depan mata

Selamat tinggal pada semua
Berpisah kita selamanya
Kita tak sama nasib di sana
Baikkah atau sebaliknya

Amalan dan taqwa jadi bekalan
Sejahtera, bahagia pulang...kesana

Sekujur badan berselimut putih
Rebah bersemadi sendiri
Mengharap kasih anak dan isteri
Apa mungkin pahala dikirim

Terbaring sempit seluas pusara
Soal bicara terus bermula
Sesal dan insaf tak berguna lagi
Hancurlah jasad dimamah bumi

Berpisah sudah segalanya
Yang tinggal hanyalah kanangan
Diiringi doa dan air mata
Yang pergi takkan kembali lagi

(Rabbani punya)

tiba2 teringat lagu ini, searching, posting,,
pertama denger lagu ini, merinding,,
banjirnya nasyid sekarang yg mulai gak jelas, (gak smua)
kembali ke tempo doeloe saja,,
'taste'nya cmplong bget,,

apapun masalah, sandungan, gundah, apalagi galau,,
kalah keren klo pembandingnya adalah mati..
tamat sudah riwayat, putus amal (kcuali 3)
ini sudah akhir, bangun! bangun! bangun!