Syarah yg lebih daqiq (dalam) tentang Alfaatihah hari ini di pelajaran tafsir.
oleh : Ustadzah Jihan
1. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
Aku mulai membaca dengan nama Allah. Mengajarkan bahwa semua hal sebaiknya dimulakan dengan basmalah. Sesuatu yg sederhana dan harus dibiasakan. Ketika memulai makan, minum, duduk, belajar atau apapun yg bernilai positif.
2. الْحَمْدُ للّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
الْحَمْدُ : Pujian. Sesuatu yg berbeda dari syukur. Pujian lebih umum, ditujukan kepada sesuatu yg hebat dan indah, sedangkan syukur adalah rasa terimakasih atas apa yg kita dapat atau didahului oleh perbuatan. Contoh : Kita memuji Allah dengan segala kesempurnaan sifatNya dan kita bersyukur kepada Allah atas semua nikmat yg telah Dia beri.
رَبِّ : Pemilik, Raja, Pendidik. Jika dita'rifkan (dimasukkan ال ) makan artinya terkhusus untuk Allah saja dan jika ingin digunakan untuk selain Allah maka harus disandarkan pada kata berikutnya. Misal : ربّ البيت (pemilik rumah).
الْعَالَمِينَ : Bermakna semua hal selain Allah.
oleh : Ustadzah Jihan
1. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
Aku mulai membaca dengan nama Allah. Mengajarkan bahwa semua hal sebaiknya dimulakan dengan basmalah. Sesuatu yg sederhana dan harus dibiasakan. Ketika memulai makan, minum, duduk, belajar atau apapun yg bernilai positif.
2. الْحَمْدُ للّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
الْحَمْدُ : Pujian. Sesuatu yg berbeda dari syukur. Pujian lebih umum, ditujukan kepada sesuatu yg hebat dan indah, sedangkan syukur adalah rasa terimakasih atas apa yg kita dapat atau didahului oleh perbuatan. Contoh : Kita memuji Allah dengan segala kesempurnaan sifatNya dan kita bersyukur kepada Allah atas semua nikmat yg telah Dia beri.
رَبِّ : Pemilik, Raja, Pendidik. Jika dita'rifkan (dimasukkan ال ) makan artinya terkhusus untuk Allah saja dan jika ingin digunakan untuk selain Allah maka harus disandarkan pada kata berikutnya. Misal : ربّ البيت (pemilik rumah).
الْعَالَمِينَ : Bermakna semua hal selain Allah.
3. الرحمن الرحيم
الرحمن : Rahmat yang ditujukan kepada seluruh manusia secara umum baik itu kafir maupun muslim.
الرحيم : Rahmat yang dikhusukan hanya kepada kaum muslimin saja.
4. ملك يوم الدين
ملك : Pada hari itu hanya Allah yang berkuasa atas hamba2Nya. Maka patut khawatirlah orang2 yang mengganggap hari akhir hanya lelucon belaka.
يوم الدين : Hari penghitungan dan pembalasan. Dimulakan dengan pengumpulan manusia seluruhnya di mahsyar, lalu ditampakkan amalan2 selama di dunia dan dihitung, lebih berat yang baikkah atau yang buruk?
Dan balasan atas amalan2 itu sangat teliti takkan terdzolimi sedikitpun. Kebaikan sekecil apapun akan dibalas begitu juga dengan keburukan.
5. إياك نعبد و إياك نستعين
Jika diperhatikan, tiga ayat di atas menggambarkan hal yang jauh dan ghaib. Tentang keagungan Allah dan berita kiamat yang tak ada seorangpun tahu. Tapi di ayat ini sudut pandangnya menjadi kami. Kenapa? Untuk menggambarkan kedekatan bahwa Allah itu selalu ada dan mendengar kita ketika berbicara denganNya.
Kenapa redaksinya 'kami menyembah' bukan 'saya menyembah'?
Untuk menunjukkan 'aku' itu salah satu dari 'kami' yang menggambarkan betapa sedikitnya aku diantara sekian banyak. Menggambarkan betapa rapuh, lemah, tak ada apa2nya.
Satu lagi yang menarik dari ayat ini, tentang dikaitkannya ibadah dan meminta pertolongan. Bahwa tujuan hidup kita adalah ibadah, namun kita tidak akan bisa mencapai tujuan itu tanpa pertolongan Allah untuk menguatkan hati kita tegak beribadah melawan rasa malas yang terkadang menghampiri. Maka pertolongan Allah disini menjadi wasilah (perantara) dari tujuan utama kehidupan (ibadah).
6. اهدنا الصراط المستقيم
Tunjukkan, bimbing, tuntun, ke jalan yang condong kepada kebenaran, yakni Islam.
7. صراط الذين أنعمت عليهم غير المغضوب عليهم ولا الضالين
Orang2 yg diberi nikmat oleh Allah adalah para nabi, shiddiqin, syuhada, dan orang2 yg shalih. Jadikan kami orang2 yg mngikuti jalan mereka ya Rabb, bukan jalan orang2 yahudi yang mngetahui kebenaran agamamu tetapi mereka kafir, ataupun orang2 nashrani yang tersesat dari kebenaran.
Hikmah :
Satu surat yang begitu padat bergizi dan menakjubkan ini juga mngajarkan kita adab berdoa. Seperti apa?
1. Memuji.
Ketika kita ingin meminta, maka sanjunglah dulu dengan sebaik2 pujian. Ini sangat efektif dalam
kehidupan sehari2, coba saja. (contoh ayat 2-4)
2. Merendah. Tunjukkan betapa lemah kita, dan betapa butuh akan pertolonganNya. (ayat 5)
3. The last, mintalah! Minta apapun yang ingin kita minta, secara detail, terperinci, karena Dia Maha
Mengabulkan doa, atau menundanya untuk waktu yang tepat, atau menggantinya dengan yang lebih baik.
Yang pasti, tidak akan diabaikan. Wallahu a'lam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar